Kamis, 07 November 2013

Hancur

Hancur

semua hilang, lenyap
tak menyisakan apa-apa
yang hinggap di relung hati
seperti pelangi di malam hari

mengapa semua begini
merasa hebat dengan jati diri
melupakan segala yang kita lewati
menjadi api di kerinduan sanubari

inikah kamu
hati putih bersih menjadi lesu
cinta, kasih, dan perhatian mu jadi kelabu
menjadi titik akhir cerita yang haru

apakah ini cinta
di saat kerinduan melanda
kau tak ada
di saat jiwa merana
kau pun entah kemana

cinta apa ini
kasih yang tak mengarah
pujian menjelma musibah
mungkin ini hanyalah
cinta tanpa anugrah

karya: Triyanto

Gerimis malam

Gerimis malam




di tengah cahaya rembulan
aku sandarkan sejuta impian
di bawah gerimis malam 
aku ucapkan sejuta rayuan

gerimis malam 
di saat kerinduan menghantam 
kalbu bergejolak tak menentu
ku titipkan salam rindu ku bersama angin malam

gerimis malam
hati ku pilu memikirkan mu
memikirkan sejuta senyum manis mu
saat aku tersadar 
setetes air telah melebur
melebur kerinduan menjadi kasih sayang

karya: Triyanto

Minggu, 03 November 2013

Mentari senja

Mentari senja
 
 
hidup indah saat melirik mu
sosok jelita penuh pesona
bibir terbungkam mengucap kata
tingkah tak menentu saat di depan mu

inikah cinta yang sebenarnya 
bertemu di ruang yang syahdu
saling bercanda menatap muka
berdebar hati saat bertemu

mentari senja
rona wajah mu terpancar indah
saat ku ungkap kata cinta 
keinginan hati ingin memiliki
saat mentari menjelang senja

karya: Triyanto

Adakah aku

Adakah aku
 

masih menjadi tanda tanya 
di kehidupan tanpa jiwa 
berkelana di dasar asa 
apakah ini kehidupan yang sebenarnya

adakah aku 
di dasar hati kecil mu
setetes cinta murni yang biru
berputar tanpa roda
di keheningan malam bersuara murka

inikah cinta 
berjalan di atas kecewa 
bercanda di selimut hampa
kerinduan ku bercampur luka
berharap hujan di kemarau panjang

adakah aku
kerinduan ini semakin membara
mengharap cinta yang dusta
tapi apa daya
cinta ini hanya asa

karya: Triyanto

Wajah mu

wajah mu

 

 


ketika fajar telah menyapa
terangan ayu indah wajah mu
semakin keras rindu di kalbu
dimana hati terkurung pilu

sekilas bertemu melepas rindu
seraya cahaya dalam kelabu
keinginan hati ingin berburu
wajah elok, rona merayu

wajah berseri bagai mentari
ku ungkap lewat syair puisi
adakah wajah seperti ini
bagai pelangi di pagi hari 

karya: Triyanto